Red Hot Chili Peppers

Senin, 16 Januari 2012

RHCP

di 18.10
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Foto saya
Lihat profil lengkapku

Biography

Red Hot Chili Peppers (mulanya Tony Flow and the Miraculously Majestic Masters of Mayhem) adalah kelompok musik rock yang dibentuk di Los Angeles, California tahun 1983. Kelompok musik ini didirikan oleh Michael ‘Flea’ Balzary (bassist), Anthony Kiedis (vokalis), almarhum Hillel Slovak (gitaris) dan Jack Irons (drummer).
Setelah Slovak meninggal karena overdosis tahun 1988, Irons mengundurkan diri. Grup band ini kemudian berganti-ganti personil, diantaranya Dave Navarro, Cliff Martinez, Arik Marshall, Jack Sherman, Jesse Tobias, Zander Schloss, D. H. Peligro, DeWayne “Blackbyrd” McKnight dan Chuck Biscuits. Saat ini anggotanya terdiri dari Kiedis, Balzary, gitaris John Frusciante dan drummer Chad Smith.
Gaya musik Red Hot Chili Peppers (RHCP) merupakan perpaduan rock tradisional dengan elemen funk, punk rock, alternative rock, rap, heavy metal dan psychedelic rock. RHCP telah mengeluarkan sembilan album studio, sembilan #1 modern rock hits, dan telah menjual hampir 50 juta keping album di dunia (37 juta terjual untuk ketiga album BLOOD SUGAR SEX MAGIK, CALIFORNACATION dan BY THE WAY).
Album perdana RHCP bertajuk THE RED HOT CHILI PEPPERS diterbitkan pada 10 Agustus 1984 dan direkam dengan Jack Sherman (gitar) dan Cliff Martinéz (drum) serta diproduseri oleh Andy Gill dari Gang of Four. Hasil penjualan album ini tidak menggembirakan. Tanggal 16 Agustus 1985 mereka mengeluarkan album ke-2, FREAKY STYLEY diproduseri George Clinton. Tak berbeda dengan album sebelumnya, album ke-2 ini gagal dipasaran. Album mereka selanjutnya adalah THE UPLIFT MOFO PARTY PLAN dirilis 29 September 1987 dengan produser Michael Beinhorn. Album inilah yang membawa RHCP masuk ke Billboard Top 200 untuk pertama kalinya. Menjelang tur, Slovak meninggal dan Irons mengundurkan diri.
Setelah kepergian Slovak dan Irons, RHCP merekrut Chad Smith dan John Frusciante. MOTHERS’S MILK, album ke-4 RHCP rilis Agustus 1989. Dalam album ini terdapat hit Knock Me Down yang mereka persembahkan untuk Slovak dan menempatkan mereka dalam top modern rock. Album ini mencapai #52 di AS, yang tertinggi bagi mereka saat ituTahun 1990 mereka pindah ke Warner Brothers Records. Rick Rubin menjadi produser album kelima mereka, BLOOD SUGAR SEX MAGIK, yang menghasilkan banyak hit dan terjual 7 juta keping di AS. Single Give it Away memenangkan Grammy Award 1992 untuk “Best Hard Rock Performance With Vocal”, dan single-single lainnya adalah Breaking the Girl, Suck My Kiss dan Under the Bridge. Album ini masuk ke nomor 310 dalam daftar Rolling Stone magazine The 500 Greatest Albums of All Time dan tahun 1992 mencapai # 3 di AS.
Sayangnya Frusciante, sang gitaris, keluar pada Mei 1992 karena masalah obat-obatan. Setelah menggantikannya dengan Arik Marshall dan Jesse Tobias dari Mother Tongue, mereka akhirnya menggaet mantan gitaris Jane’s Addiction, Dave Navarro, untuk merekam album ONE HOT MINUTE tahun 1995. Album ini terjual 5 juta keping dan bertahan di tangga album selama 55 minggu.
John Frusciante kembali bergabung, setelah Navarro dipecat pada 1997. Mereka merekam CALIFORNACATION, yang dirilis 8 Juni 1999. Album ini meraih sukses dan terjual 15 juta keping. Lagu-lagu hit dari album ini antara lain Scar Tissue, Otherside dan Californication.
RHCP kembali merilis BY THE WAY pada tanggal 9 Juli 2002. Album ini terjual 700.000 keping pada minggu pertama dan menghasilkan lagu-lagu hit By the Way, The Zephyr Song, Can’t Stop, Dosed, dan Universally Speaking. Album ini mampu bertenger #18 di the Billboard Hot 200.
Mereka merekam dua lagu baru Fortune Faded dan Save the Population untuk album Greatest Hits. Tahun 2004 mereka membuat album live yang pertama, LIVE IN HYDE PARK. Pada tahun 2006 RHCP merilis STADIUM ARCADIUM. Album ini langsung mencapai #1 on the US charts dan bertahan selama 2 minggu. Juga langsung duduk dinomer satu UK Albums Chart dan di 25 negara yang lain. Pada minggu perdananya, album ini meraih 442.000 unit di Amerika Serikat dan lebih dari 1.000.000 di seluruh dunia.
Akhir 2006, album ini disebut-sebut sebagai the best-selling album of the year dengan lebih dari 7 juta unit terjual. Album ini menghasilkan pula 5 penghargaan dari Grammy Awards 2007, untuk kategori Best Rock Performance by a Duo or Group with Vocal (Dani California), Best Rock Song (Dani California), Best Boxed or Special Limited Edition Package (Stadium Arcadium), Best Rock Album (Stadium Arcadium), Best Producer (Rick Rubin – Stadium Arcadium).

Red Hot Chili Peppers: ‘STADIUM ARCADIUM’ 28 Lagu Mengejutkan

Lama sudah Red Hot Chili Peppers tak menelurkan album sejak BY THE WAY tahun 2002, dan kini tak tanggung-tanggung, mereka merilis album dengan dua CD bertajuk STADIUM ARCADIUM. Pada awalnya grup ini berencana merilis album trilogi dengan memasang 38 lagu, namun akhirnya memutuskan merilisnya dalam sebuah album dengan 28 lagu. Dimana untuk CD pertama diberi judul Jupiter dan CD kedua dinamai Mars.
Rencananya beberapa lagu akan dijadikan singel diantaranya Dani California, Tell Me Baby, Storm in a Teacup, Snow ((Hey Oh)) dan Stadium Arcadium. Single pertama album ini Dani California, bicara tentang Dani, karakter yang sama dalam single hit mereka di album, BY THE WAY dan juga disebut-sebut dalam tembang hit Californication.
Tembang Hard To Concentrate merupakan album Pappers yang paling lemah – penuh dengan ‘perkawinan’ vokalisnya Anthony Kiedis, suara bas Flea dan dilapisi suara gitar John Frusciante dengan lambat menari di balik gebukan drum Chad Smith.
Bagian terbesar untuk kredit kedalaman album dan tertuju pada senjata dari grup ini, yang bukan lagi rahasia, yaitu John Frusciante sang gitaris. Sejak comeback-nya di CALIFORNICATION, Frusciante datang dari kecanduan heroinnya yang hampir fatal dan mengubahnya jadi penguasa dalam mencipta musik, dan mereka mengembangkan kemampuannya secara penuh di album baru ini. Lewat tembang Charlie, yang berirama seperti monochromatic dan tembang Give It Away yang diwarnai hingga jadi pelangi dengan keselarasan falsetto-nya Frusciante dipadu keserempakan permainan gitar solonya. Demikian juga dalam tembang yang paling mudah diingat dan menggetarkan Tell Me Baby.
Tetapi seperti halnya legenda musik Rolling Stones – Red Hot Chili Peppers adalah grup band sejati, di mana semua personil diperhitungkan dan tak seorangpun yang tergantikan. Flea telah menghabiskan bertahun-tahun untuk meraut irama bak letupan kekalutan dan tamparan seperti melodi minimalis Zen, lalu dipadu yang lebih mendalam dengan kepiawaian Chad Smith menggebuk drum. Dan adalah Kiedis, yang vokalnya terus bertambah bagus dalam usia dimana banyak rocker lain sudah mulai melepaskan suara bernada tinggi mereka pada backing vokal. Beda dengan Kiedis yang memperlihatkan keluwesan dalam seluruhan lagu, seperti dalam tembang Hump de Bump ungkapan kekagumannya pada almarhum Jimi Hendrix (yang membawa pengaruh paling besar dalam grup ini) hingga geraman country-rock baru di atas kor riuh dalam track berjudul Readymade.
Dalam album STADIUM ARCADIUM ini memang terlalu banyak midtempo di lagu-lagunya, seperti yang digunakan U2 dalam albumnya ALL THAT YOU CAN’T LEAVE BEHIND. Ini merupakan bagian lain penyajian akhir dalam karir Peppers daripada langkah maju mereka. Namun demikian, grup band ini masih cakap dalam membuat kejutan, dimana tembang dalam setiap disc memiliki banyak single potensial untuk jadi digemari pendengar.

Search

Jery Tampubolon. Tema PT Keren Sekali. Diberdayakan oleh Blogger.